ホーム Business Aeon Jepang untuk Pertama Kali Merugi Lebih dari 71 Miliar Yen

Aeon Jepang untuk Pertama Kali Merugi Lebih dari 71 Miliar Yen

146
0

NIINDO.COM – Pengumuman hasil keuangan konsolidasi Aeon Jepang untuk tahun fiskal per 31 Maret 2021 kerugian bersih turun, mengalami kerugian menjadi 71 miliar yen (dibandingkan dengan surplus 26,8 miliar yen pada tahun fiskal sebelumnya).

BACA JUGA : Lebih Dari 1.100 Warga Manula Divaksinasi Di Jepang

Defisit tersebut adalah yang pertama dalam 12 tahun sejak 2,7 miliar yen kerugian terjadi pada tahun fiskal per Februari 2009 saat Lehman Shock.

“Kerugian karena penyebaran infeksi virus corona, penutupan sementara dan jam kerja yang dipersingkat musim semi lalu mempengaruhi hal ini,” papar Akio Yoshida, CEO Aeon Jepang.

Hal tersebut juga dipengaruhi oleh pencatatan kerugian luar biasa sebesar 46,2 miliar yen akibat penurunan nilai aset tetap, dengan mempertimbangkan penurunan profitabilitas toko.

BACA JUGA : Pemerintah Jepang Siapkan Subsidi 130 Miliar Yen, Khusus untuk Orang Tua Miskin yang Punya Anak

Pendapatan operasional mencapai 8 triliun 603,9 miliar yen, sedikit menurun dari tahun sebelumnya sepeti dilansir dari R Susilo Tokyo.

Meskipun laba operasi turun 30,1 persen, namun surplus mencapai 150,5 miliar yen. 

Penjualan di supermarket dan toko untuk obat cukup baik karena terkait medis dan adanya penyakit Covid-19 yang menyebar saat ini.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください