Konbanwa minna-san. Masih membahas mengenai Tokyo, kali ini kita akan menilik sebuah pasar ikan yang sangat populer di Jepang.

Mungkin bukanlah hal yang aneh jika kita menyebut Jepang sebagai konsumen ikan terbesar. Hal ini terlihat dari berbagai olahan makanan yang dibuat dengan bahan dasar ikan. Terutama ikan mentah. Contoh kecilnya saja yaitu sushi yang sudah terkenal hingga ke seluruh dunia. Jadi, tak heran jika Jepang memiliki cukup banyak pasar ikan.
Di salah satu kawasan ibukota Jepang, Tokyo, ada satu pasar yang sangat populer baik bagi masyarakat maupun turis Jepang. Pasar tersebut yaitu Tsukiji Shijoo (Pasar Tsukiji). Tsukiji dikatakan sebagai pasar ikan terbesar di seluruh dunia. Setidaknya, tsukiji menjual 2000 ton ikan setiap harinya. Banyak sekali bukan?
Banyaknya lalu lintas penjualan ikan tersebut tentu akan membuat minna berpikir, “pasti pasar tersebut akan sangat sibuk?” ya, benar minna, pasar Tsukiji merupakan pasar yang sangat sibuk. Tak hanya ikan yang sangat banyak, pembeli dan penjualnya tentunya juga banyak. Belum lagi ditambah dengan kendaraan yang lalu lalang, baik milik penjual maupun milik pembeli. Pemandangan yang sibuk ini seringkali menjadi ketertarikan tersendiri bagi wisatawan asing.
Tsukiji Shijoo terdiri dari dua bagian yaitu bagian dalam dan bagian luar. Jika minna ingin membeli ikan untuk dijual kembali, maka minna harus mengunjungi tsukiji bagian dalam. Kegiatan jual-beli ikan dengan jumlah besar (grosir) dilakukan di bagian dalam gedung. Termasuk diantaranya yaitu pelelangan ikan tuna. Saat ini, pelelangan ikan tuna di Tsukiji hanya menerima 120 pengunjung pertama. Hal ini karena banyaknya pengunjung yang tertarik mengikuti pelelangan. Di bagian luar gedung, terdapat berbagai stan-stan kecil yang menjual makanan ringan, pisau, dan berbagai ikan segar yang dijual dalam jumlah kecil.
Sedikit tips untuk kunjungan minna ke Tsukiji, jangan lupa bahwa Jepang adalah negara yang tertib antre. Sebaiknya, minna tidak membawa kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang satu itu ya minna. Meskipun dengan sibuknya pasar tsukiji ini, minna harus dapat menahan diri untuk tetap memperhatikan budaya tertib antre.
Semoga artikel ini membantu liburan dan perjalanannya ya minna-san. Ganbatte kudasai.