Perhatian Pemerintah Jepang terhadap Islam semakin hari semakin baik. Di tandai dengan semakin banyaknya sarana yang mendukung kenyamanan bagi muslim untuk tinggal di Jepang.
Yang terbaru Pada tanggal 3 Oktober 2017 Pemerintah Jepang menyelenggarakan program kunjungan ke Jepang dan mengundang total 30 orang yang terdiri dari 10 guru pesantren, pemuda dari ormas Islam yaitu dari NU 10 orang dan Muhammdiyah 10 orang untuk berkunjung ke Jepang.
Tujuan program ini adalah untuk bertukar pemahaman antara Jepang dan masyarakat Islam di Indonesia. Dalam acara tersebut diadakan dialog/ tukar pendapat dengan pemimpin agama Budha dan akan tinggal bersama dengan keluarga Jepang (homestay).
Selain itu juga diadakan kunjungan ke institusi pendidikan di Tokyo dan wilayah Kansai, mengunjungan fasilitas terkait dengan penanggulangan bencana sereta mengunjungi Hiroshima Peace Memorial Museum.
Para pemuda diajak mendengarkan kuliah umum tentang topik terkait di Tokyo, ke-20 pemuda ini akan mengunjungi Prefektur Nagano. Di sini mereka akan mengadakan kunjungan ke kantor pemerintah daerah tersebut dan juga ke fasilitas terkait pertanian untuk melakukan tukar pendapat. Dan melakukan kunjungan ke bangunan-bangunan bersejarah dan melalui program homestay.
Pada 2 Oktober 2017 lalu, telah diselenggarakan Acara Pelepasan bagi para peserta di Kedutaan Besar Jepang. Hadir pada acara ini Bapak Honsei, Kuasa Usaha Ad Interim, Bapak Nakamura, Direktur Kebudayaan dan Penerangan, Bapak Takonai, Kepala Bagian Politik dan pejabat lain.
Semoga dengan berjalannya program ini semakin menguatkan kerjasama antara Indonesia dan Jepang, dan Jepang semakin Muslim Friendly 🙂
