NIINDO – Badan Meteorologi Jepang memperkirakan suhu di wilayah utara dan timur negara itu akan lebih rendah dari biasanya pada paruh pertama pekan ini. Penurunan suhu ini disebabkan oleh masuknya massa udara dingin yang membuat cuaca cenderung berawan hingga hujan di banyak daerah.
Di pusat kota Tokyo, suhu tertinggi pada siang hari diprediksi turun sekitar delapan derajat menjadi sekitar 16 derajat Celsius pada pertengahan minggu.
Pejabat meteorologi juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai jalan yang licin akibat lapisan es, khususnya di Prefektur Hokkaido, Jepang utara. Salju diperkirakan mulai turun pada Minggu malam (19/10/2025) hingga Selasa (21/10/2025), terutama di wilayah pegunungan. Tumpukan salju juga mungkin terbentuk di dataran rendah Hokkaido, terutama di sepanjang pantai utara Laut Jepang dan sekitar Laut Okhotsk.
Baca juga: Jepang Targetkan Panen Beras Lebih Kecil Tahun Depan untuk Menstabilkan Pasokan dan Harga
Sementara itu, aliran udara hangat dan lembap dari selatan bergerak menuju front stasioner yang terletak di bagian selatan Pulau Honshu. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakstabilan atmosfer di wilayah Kepulauan Izu termasuk Pulau Hachijojima serta di Kepulauan Nansei hingga Selasa. Hujan lokal disertai petir diperkirakan dapat terjadi di wilayah tersebut.
Dikutip dari NHK NEWS
