NIINDO – Perubahan signifikan pada spesies ikan dan hasil tangkapan telah terjadi di berbagai wilayah perikanan Jepang akibat pergeseran besar Arus Kuroshio di Samudra Pasifik. Badan Perikanan Jepang melaporkan bahwa tahun ini arus tersebut akhirnya kembali ke jalur biasanya, tidak lagi mengalir ke utara di sepanjang pesisir timur laut Jepang. Kini, Kuroshio kembali berbelok ke arah timur di sekitar Semenanjung Boso seperti kondisi normal.
Pemulihan pola arus ini juga menandai berakhirnya lengkungan besar yang telah bertahan lebih dari tujuh tahun di perairan selatan pulau Shikoku dan Honshu. Dampak positifnya terasa di Pelabuhan Perikanan Choshi, Prefektur Chiba, di mana tangkapan ikan makerel musim gugur kembali meningkat hingga mencapai level sebelumnya.
Menurut Badan Perikanan, kembalinya jalur normal Kuroshio membantu ikan makerel mengikuti arus menuju selatan dan mencapai daerah tangkapan di sekitar Choshi. Hingga 6 Oktober 2025, jumlah ikan yang didaratkan oleh kapal pukat cincin di pelabuhan tersebut telah menembus 1.100 ton — sekitar 4,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan 247 ton pada periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Harga Beras di Jepang Naik, Warga Beralih ke Stok Panen Tahun Lalu
Pada hari Senin, sekitar 500 ton ikan makerel hasil tangkapan di perairan Choshi diturunkan dan langsung diangkut oleh truk-truk. Seorang pekerja perusahaan penangkap ikan menyebutkan bahwa tahun lalu hampir tidak ada ikan makerel yang berhasil ditangkap.
Dikutip dari NHK NEWS
