Topan Lingling telah berubah menjadi depresi tropis setelah bergerak dari kawasan Kyushu di Jepang barat daya. Namun, badan meteorologi mengatakan risiko tanah longsor dan banjir akibat hujan lebat tetap ada karena sistem tekanan rendah tersebut bergerak lambat.
Lingling mendarat di Prefektur Kagoshima pada Kamis (21/08/2025) malam dan melewati Samudra Pasifik pada Jumat (22/08/2025) dini hari. Kumpulan awan hujan lebat terus terbentuk, yang membawa hujan deras ke kawasan itu.
Curah hujan lebih dari 300 milimeter tercatat di Kyushu selatan dalam 24 jam hingga Jumat pagi.
Baca juga : Kepolisian Selidiki Lokasi Kebakaran di Osaka
Peringatan tanah longsor telah dikeluarkan untuk beberapa wilayah di Kagoshima. Beberapa wilayah di prefektur tersebut telah mengalami kerusakan akibat curah hujan yang mencapai rekor pada bulan ini.
Masyarakat di sana diperingatkan untuk tetap waspada terhadap tanah longsor, banjir, serta meluapnya sungai.
Dikutip darI NHK NEWS
