Beranda » Hujan Lebat Guyur Kawasan Tokai, Angin Kencang di Jepang Utara

Hujan Lebat Guyur Kawasan Tokai, Angin Kencang di Jepang Utara

NIINDO – Hujan lebat terus mengguyur kawasan Tokai di Jepang timur pada Selasa (15/07/2025). Kondisi ini dipicu oleh aliran masuk udara lembap.

Badan cuaca memperingatkan kemungkinan tanah longsor dan banjir di daerah dataran rendah. Di Jepang utara, cuaca berangin dan gelombang tinggi masih berlanjut, meskipun Badai Tropis Nari telah berlalu.

Otoritas cuaca mengatakan kondisi atmosfer sangat tidak stabil, terutama di Jepang timur. Sistem tekanan rendah di Laut Jepang dan sistem tekanan tinggi di Pasifik mendorong udara hangat dan lembap ke wilayah tersebut.

Baca juga : Badai Tropis Landa Hokkaido, Hujan Lebat Guyur Kawasan Tokai

Badan Meteorologi Jepang menyatakan bahwa hingga pukul 14.00, hujan sangat lebat dengan curah hujan 54 milimeter terpantau di Kota Shizuoka. Kota Nasushiobara, Prefektur Tochigi, wilayah Kanto, melaporkan curah hujan 45 milimeter, dan Shimogomachi, Prefektur Fukushima, mencatat curah hujan 42 milimeter.

Dikatakan bahwa wilayah pesisir Pasifik Jepang timur dan barat akan kembali mengalami hujan lebat sekitar Kamis (17/07/2025), karena udara hangat dan lembap akan terus mengalir di sepanjang pinggiran sistem tekanan tinggi.

Dalam 24 jam hingga Rabu (16/07/2025) siang, Kanto-Koshin mungkin mengalami curah hujan hingga 150 milimeter dan Tokai mungkin mengalami curah hujan hingga 100 milimeter.

Baca juga : Expo 2025 Osaka Capai Titik Tengah, Tantangan Cuaca Panas Meningkat

Dalam 24 jam hingga Kamis siang, curah hujan di Tokai mungkin mencapai 200 milimeter, dan Kanto-Koshin hingga 150 milimeter.

Badan tersebut mengimbau masyarakat untuk mewaspadai tanah longsor, genangan di dataran rendah, sungai yang meluap, petir, tornado, embusan angin kencang, dan hujan es.

Badai Tropis Nari mencapai daratan di Hokkaido pada Selasa dini hari dan berubah menjadi sistem tekanan rendah di Laut Okhotsk, tetapi angin kencang terus menerjang Jepang utara.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.