NIINDO – Produsen obat-obatan Jepang Kobayashi Pharmaceutical pada Kamis (28/03/2024) mengumumkan bahwa dua orang lagi meninggal setelah mengonsumsi suplemen kesehatannya yang mengandung “beni-koji”, atau nasi yang difermentasi dengan ragi merah.
Jumlah orang yang meninggal setelah mengonsumsi suplemen tersebut kini menjadi empat. Lebih dari 100 orang lainnya dirawat di rumah sakit karena mengalami masalah ginjal.
Perusahaan tersebut menyatakan bahwa satu dari dua orang yang baru diidentifikasi itu mengonsumsi suplemen tersebut sekitar tahun 2021 dan seorang lainnya pada awal 2022. Pihak keluarga melaporkan bahwa keduanya menunjukkan kemungkinan gejala penyakit ginjal.
Baca juga : Produsen Obat Jepang Laporkan Kematian Konsumen “Beni Koji”
Kobayashi Pharmaceutical mengungkapkan bahwa produk yang mungkin mengandung “zat yang tidak diperkirakan” itu diproduksi dari bulan April hingga Desember tahun lalu. Perusahaan itu telah meluncurkan penyelidikan terperinci terkait kematian tersebut.
Kota Osaka pada Rabu (27/03/2024) mengeluarkan perintah administratif kepada Kobayashi Pharmaceutical untuk menarik tiga jenis suplemen “beni-koji”.
Dikutip dari NHK NEWS
