NIINDO – Produsen kertas besar di Jepang Oji Holdings mengatakan akan keluar dari bisnis popok bayi dalam negeri karena lebih sedikitnya kelahiran dan menurunnya permintaan. Pihaknya berencana fokus pada popok dewasa.
Anak perusahaan Oji Nepia akan menghentikan produksi dan pengiriman produk pada September.
Oji Holdings mengatakan produksi popok bayi tahunannya telah menurun menjadi sekitar 400 juta dalam beberapa tahun terakhir dari puncaknya sekitar 700 juta pada 2001.
BACA JUGA : Bahan Suplemen Ditarik Setelah Adanya Laporan Kerusakan Ginjal
Pemerintah Jepang mengatakan anak-anak di bawah usia 15 tahun berjumlah kurang dari 12 persen populasi negara ini pada 2022.
Sebaliknya, hampir 30 persen populasi berusia 65 tahun atau lebih. Oji berencana menggenjot produksi popok dewasa di pasar dalam negeri.
Perusahaan itu menargetkan untuk memperluas bisnis popok bayinya ke luar negeri, tempat permintaan diperkirakan akan meningkat.
Dikatakan pihaknya akan terus melakukan produksi di Indonesia dan Malaysia.
Dikutip dari NHK News
