NIINDO – Indeks Harga Konsumen Jepang naik 2 persen pada Januari. Namun, lajunya lebih lambat dibandingkan beberapa bulan terakhir. Tingkat inflasi juga sejalan dengan target Bank Jepang (BOJ).
Tingkat tahunan inflasi, yang tidak termasuk makanan segar, kini berada di bawah 3 persen selama lima bulan berturut-turut.
Kementerian Dalam Negeri Jepang mengumumkan Indeks Harga Konsumen untuk Januari pada Selasa (27/02/2024).
Baca juga: Resesi Jepang & Inggris Bikin Geger, Jokowi & Sri Mulyani Was-was
Laporan ini mengaitkan melambatnya laju inflasi dengan lebih rendahnya biaya energi.
Pemerintah terus menyubsidi tagihan listrik dan gas kota untuk rumah tangga guna mengurangi lonjakan biaya energi tahun lalu.
Tingkat inflasi indeks makanan juga melambat selama lima bulan berturut-turut, yaitu sebesar 5,9 persen pada Januari.
Produk makanan segar tidak dimasukkan ke dalam indeks karena harganya sangat berfluktuasi tergantung pada cuaca.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN
