NIINDO – Para pengunjung menikmati makanan laut di sebuah festival di distrik Shibuya, sentral Tokyo. Hidangan utama acara ini adalah hasil laut dari seluruh Jepang, termasuk tiram dari Semenanjung Noto yang dilanda gempa.
Sakana & Japan Festival 2024 dibuka di Taman Yoyogi pada hari Kamis (22/02/2024).
Pedagang dari berbagai penjuru Jepang membuka sekitar 80 stan, dengan menu yang menawarkan kerang, tuna, dan kepiting.
Di antaranya adalah petani tiram dari Semenanjung Noto yang diguncang gempa pada Hari Tahun Baru. Mereka berencana menyajikan sekitar 12.000 tiram selama acara empat hari hingga Minggu (25/02/2024).
BACA JUGA : Jepang Mulai Resepkan Obat Wegovy bagi Obesitas
Toda Kazuma, yang beternak tiram di Kota Nanao, Prefektur Ishikawa, mengatakan gempa tersebut merusak peternakannya, tetapi tidak ada kerusakan yang menimpa tiram tersebut. Ia mengatakan bisnisnya berada dalam situasi sulit dan pelanggannya juga terkena dampaknya. Ia berharap banyak orang di festival tersebut akan menikmati tiram yang ia jual.
Acara ini juga bertujuan untuk mempromosikan makanan laut dari Prefektur Fukushima, untuk mendukung rekonstruksi setelah bencana dan kecelakaan nuklir tahun 2011.
Para pedagang menawarkan kerang dari Hokkaido, Aomori, dan Miyagi, yang industrinya terpuruk setelah Cina menangguhkan impor produk perikanan Jepang.
Seorang pria yang makan tiram kukus mengatakan tiram itu enak. Ia mengatakan datang ke acara tersebut karena ingin mendukung produsen lokal.
Dikutip dari NHK News
