NIINDO – Layanan bus antar-jemput ke fasilitas pemandian telah dimulai bagi warga Kota Wajima yang tidak mendapatkan air setelah gempa pada 1 Januari.
Di kota tersebut di Prefektur Ishikawa, Jepang tengah, sekitar 10.000 rumah tangga dan bisnis masih tidak mendapat aliran air lebih dari satu bulan setelah gempa.
Pasukan Bela Diri (SDF) Jepang menyediakan layanan mandi di kota itu, tetapi kesempatan untuk berendam di bak mandi air panas terbatas.
Baca juga : Pameran Pertama Seniman Ukiyo-e Abad ke-18 Dibuka di Museum di Chiba
Prefektur tersebut memulai operasi perjalanan pulang hari itu pada Minggu (11/02/2024) untuk membawa penduduk Wajima ke sebuah fasilitas di Kota Hakui, tempat mereka dapat berendam di bak mandi besar.
Empat orang yang mendaftar terlebih dahulu naik bus pada pagi hari di sebuah SMP di Wajima. Mereka membawa pakaian yang bersih untuk ganti pakaian setelah berendam.
Seorang warga berusia 80-an tahun mengatakan akan menggunakan bak mandi untuk pertama kalinya dalam empat hari. Ia menambahkan dirinya menantikan kesempatan ini dan ia senang dengan cuaca yang baik.
Baca juga : Viral Kawanan Paus Orca Terjebak Bongkahan Es, 6 Jam Berjuang Melawan Maut
Seorang wanita berusia 50-an tahun mengatakan dirinya diberitahu bahwa pasokan air di rumahnya akan membutuhkan waktu lebih lama sebelum kembali mengalir. Ia mengatakan ia mandi setiap hari sebelum gempa terjadi, dan ia merasakan pentingnya air.
Pemerintah prefektur mengatakan bus antar-jemput akan beroperasi sekali sehari setiap hari Minggu, Selasa, dan Kamis hingga 22 Februari.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN
