NIINDO – Konduktor Jepang Ozawa Seiji meninggal pada usia 88 tahun karena gagal jantung pada Selasa (06/02/2024) di rumahnya di Tokyo.
Maestro ternama dunia ini lahir pada 1935 di tempat yang dulu bernama Manchuria, yang kini berada di wilayah Cina timur laut. Ozawa kembali ke Jepang pada usia lima tahun. Ia mulai bermain piano saat masih di sekolah dasar, kemudian mulai belajar konduktor di usia remaja.
Baca juga : Pengungsi Gempa di Kota Suzu Pindah ke Perumahan Sementara
Ketika berusia 23 tahun, Ozawa memutuskan pindah ke luar negeri untuk melanjutkan pelatihan musiknya. Ia belajar di bawah bimbingan konduktor legendaris, Herbert von Karajan dan Leonard Bernstein.
Ozawa menjabat sebagai direktur musik Boston Symphony Orchestra selama 29 tahun sejak 1973. Ia kemudian menjadi direktur musik di Vienna State Opera. Ia juga mengambil alih kepemimpinan di orkestra dan gedung opera terkenal lainnya. Di Jepang, Ozawa berkontribusi pada pendirian festival musik orkestra baru.
Meski beberapa kali tampil, tetapi ia juga absen dalam sejumlah penampilan setelah menjalani operasi kanker esofagus pada 2010. Pada 2022, ia memimpin orkestra untuk pertama kalinya dalam tiga tahun di Kota Matsumoto, Prefektur Nagano. Itu merupakan penampilan publik terakhirnya.
Baca juga : Jepang Finalisasi Program Pemagang Teknis Baru
Vienna Philharmonic mengeluarkan pernyataan belasungkawa kepada mendiang maestro tersebut. Dalam pernyataan itu, Ozawa digambarkan sebagai salah satu konduktor terhebat pada masa kini. Orkestra ini mengatakan, “Kami mengenang dengan rasa syukur dan cinta pada banyak konser dan pertunjukan opera bersama, terutama pada tur kami di Jepang.”
Berlin Philharmonic mengunggah pesan dalam bahasa Jepang di media sosial pada Jumat (09/02/2024) dengan foto Ozawa ketika memimpin orkestra ini. Berlin Philharmonic menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada Ozawa dengan mengatakannya sebagai teman taktergantikan dan anggota kehormatan orkestra.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN
