NIINDO – Perusahaan-perusahaan Jepang mempekerjakan lebih banyak orang seiring perekonomian yang bangkit kembali dari kemerosotan akibat virus korona. Kenaikan tersebut belum melampaui tingkat pekerjaan sebelum pandemi karena dunia usaha tengah berjuang menghadapi biaya bahan baku yang lebih tinggi.
Kementerian Ketenagakerjaan Jepang menyatakan rasio lowongan terhadap pencari kerja meningkat untuk tahun kedua berturut-turut pada 2023 menjadi 1,31. Artinya terdapat 131 posisi yang ditawarkan untuk setiap 100 pelamar. Angka ini naik sebesar 0,03 poin persen dibandingkan tahun 2022.
BACA JUGA : Pekerja Indonesia di Lokasi Terdampak Gempa Dipindahkan ke Wilayah Lain
Rasio ini menandai kenaikan tahunan kedua berturutan.
Pejabat kementerian mengatakan hotel dan restoran menarik lebih banyak pekerja. Namun, disebutkan bahwa produsen dan perusahaan konstruksi mengurangi tenaga kerja karena kenaikan harga bahan baku.
Dikutip dari NHK WORL – JAPAN
