NIINDO.COM – Hujan salju makin deras di daerah terdampak gempa dahsyat yang berpusat di wilayah Noto, Provinsi Ishikawa, Jepang tengah, pada 1 Januari.
Warga setempat harus lebih berhati-hati terhadap bangunan yang sudah rusak akibat gempa karena dapat runtuh akibat beban dari salju. Mereka juga harus tetap menjaga kehangatan tubuh untuk mencegah hipotermia di tengah cuaca dingin yang parah.
Massa udara dingin membawa salju ke Provinsi Ishikawa dan daerah lainnya di kawasan Hokuriku, serta Provinsi Niigata.
Total curah salju selama 3 jam hingga Senin (08/01/2024) pagi adalah 14 sentimeter di Kota Yuzawa, Provinsi Niigata, 5 sentimeter di Kota Himi, Provinsi Toyama, dan 1 sentimeter di Kota Suzu, Provinsi Ishikawa.
Hingga Senin pukul 6 pagi, akumulasi salju di Provinsi Ishikawa telah mencapai 13 sentimeter di Kota Suzu, 11 sentimeter di Kota Nanao, dan 9 sentimeter di Kota Wajima.
Perkiraan curah salju di Provinsi Ishikawa selama 24 jam hingga Selasa (09/01/2024) pagi adalah 10 sentimeter di daerah pegunungan dan 5 sentimeter di tanah datar.
Baca juga : Trailer Toilet Membantu di Daerah Terlanda Gempa
Perkiraan curah salju di Provinsi Niigata pada periode yang sama adalah 30 sentimeter di daerah pegunungan dan 10 sentimeter di tanah datar. Provinsi Toyama diperkirakan akan mengalami curah salju setinggi 10 hingga 20 sentimeter.
Badan Meteorologi Jepang mengimbau masyarakat di sejumlah provinsi tersebut untuk tetap mewaspadai gangguan pada sistem transportasi, kerusakan fasilitas pertanian, tumpukan salju di kabel listrik dan pepohonan, jalan yang tertutup es, dan kemungkinan bahaya lainnya.
Suhu terendah pada malam hari di Kota Wajima dan daerah lain yang terkena gempa turun hingga sekitar nol derajat Celcius pada Senin.
Orang-orang di wilayah gempa harus berhati-hati agar tetap menjaga kehangatan tubuh karena kesehatan mereka mungkin tidak baik di tengah memburuknya kondisi. Pada gempa sebelumnya, banyak orang meninggal saat mengungsi karena berbagai hal yang terkait dengan bencana.
Dikutip dari NHK NEWS
