Beranda » Ketinggian Air Naik di PLTN Shika setelah Tsunami 1 Januari

Ketinggian Air Naik di PLTN Shika setelah Tsunami 1 Januari

NIINDO – Operator sebuah PLTN di Provinsi Ishikawa yang dilanda gempa mengatakan permukaan air di fasilitas tersebut naik sekitar tiga meter setelah tsunami yang dipicu oleh gempa berkekuatan 7,6 di Jepang tengah.

PLTN Shika terletak di wilayah Noto di Provinsi Ishikawa. Peringatan tsunami besar sempat dikeluarkan di wilayah tersebut setelah gempa yang terjadi sekitar pukul 16.10 pada Senin (01/01/2024). Ombak kemudian mencapai sejumlah lokasi di sepanjang pesisir Laut Jepang.

Staf di Perusahaan Tenaga Listrik Hokuriku memeriksa pengukur ketinggian air di dekat saluran masuk air laut. Mereka menemukan bahwa ketinggian air naik tiga meter dari biasanya antara pukul 17.45 hingga 18.00 pada Senin. Air laut digunakan sebagai air pendingin.

Dalam konferensi pers pada Selasa (02/01/2024) pagi, perusahaan itu sebelumnya mengatakan tidak mengamati perubahan signifikan pada ketinggian air saat memantau alat ukur tersebut.

Baca juga : Empat Shinkansen Tiba di Stasiun setelah Terhenti 11 Jam

Perusahaan itu juga menemukan bahwa tembok laut setinggi empat meter, yang dipasang untuk melindungi reaktor No.1, miring beberapa sentimeter ketika para pekerjanya memeriksa kembali kompleks PLTN tersebut.

Beberapa sistem di PLTN itu tidak berfungsi setelah pipa-pipa pada transformator yang digunakan untuk memasok listrik dari luar ke reaktor tersebut mengalami kerusakan akibat gempa. Kerusakan itu menyebabkan kebocoran minyak.

Operator tersebut mengatakan PLTN itu menggunakan cara lain untuk memasok listrik ke peralatan penting.

Perusahaan Tenaga Listrik Hokuriku menyebutkan pekerjaan pemulihan dimulai pada Selasa dan berjalan dengan cepat. Pekerjaan itu mencakup pembersihan minyak yang bocor.

Reaktor No.1 dan No.2 di PLTN tersebut telah dinonaktifkan jauh sebelum gempa terjadi.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.