NIINDO – Seorang pakar mengatakan bahwa gempa di Provinsi Ishikawa memiliki kekuatan yang sama dengan Gempa Besar Hanshin-Awaji tahun 1995 yang mengakibatkan kematian lebih dari 6.000 orang.
Profesor Goto Hiroyuki dari Institut Riset Pencegahan Bencana di Universitas Kyoto menganalisis data seismometer dari berbagai lokasi di Semenanjung Noto di Jepang tengah, lokasi gempa yang terjadi pada Senin (01/01/2024).
BACA JUGA : Organisasi Nirlaba Sediakan Bahan Makanan “Osechi” untuk Kelompok Amal di Jepang Tengah
Ia menemukan bahwa gelombang seismik gempa tersebut memiliki periode sekitar satu detik di beberapa daerah di kota Wajima, Suzu, dan Anamizu. Profesor Goto mengatakan gempa jenis ini cenderung merusak bangunan tempat tinggal yang terbuat dari kayu.
Ia menambahkan masih terlalu dini untuk menentukan tingkat kerusakan, tetapi diperkirakan terdapat kerusakan yang luas di seluruh Semenanjung Noto, termasuk bangunan yang runtuh dan jalan yang rusak.
Goto mengatakan kemungkinan diperlukan upaya darurat yang ekstensif karena dampaknya dapat mencapai daerah terpencil.
Dikutip dari NHK NEWS
