NIINDO – Kementerian Luar Negeri Jepang berencana meningkatkan kerangka penyediaan peralatan pertahanan bagi militer negara-negara yang berhaluan sama.
Bantuan Keamanan Resmi, atau OSA, dimulai pada tahun fiskal sekarang. OSA bertujuan untuk memperdalam kerja sama keamanan dengan negara-negara yang berhaluan sama.
Jepang sepakat dengan Filipina, Bangladesh, Malaysia, dan Fiji untuk menyediakan peralatan seperti radar pengawas, perahu penyelamat, dan drone.
Langkah untuk memperkuat kerangka tersebut dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas maritim Cina.
BACA JUGA : Pemerintah Jepang Setujui Rencana Tunda Layanan Kereta Maglev
Kementerian mengajukan sekitar 35 juta dolar untuk anggaran OSA untuk tahun fiskal yang dimulai pada bulan April, lebih dari dua kali lipat jumlah untuk tahun fiskal saat ini.
Vietnam dan Djibouti merupakan kandidat penerima bantuan tersebut.
Kementerian juga berencana memperbesar divisi administratif yang mengawasi kerangka tersebut.
Menteri Luar Negeri Kamikawa Yoko mengatakan OSA makin penting seiring dengan makin peliknya situasi internasional. Ia mengatakan kementerian akan mengambil pendekatan strategis untuk memperkuat kerangka tersebut.
Dikutip dari NHK NEWS
