NIINDO.COM – Daihatsu Motor menghentikan operasi di tiga dari empat pabriknya di Jepang pada Senin (25/12/2023) setelah ditemukan adanya penyimpangan dalam data uji keselamatan pada produsen mobil tersebut. Sebanyak 174 kasus ditemukan dalam pengujian sertifikasi pemerintah terhadap 64 model.
Daihatsu telah menutup pabriknya di provinsi Shiga, Kyoto, dan Oita. Produsen mobil itu berencana menghentikan operasi di pabrik utamanya di Osaka pada Selasa (26/12/2023).
Daihatsu memproduksi lebih dari 920.000 kendaraan di empat pabrik pada tahun fiskal lalu. Maka itu, kemungkinan lebih dari 70.000 mobil tidak akan diproduksi jika operasi dihentikan selama sebulan.
Baca juga : Jepang Akan Susun Strategi Pembangunan Kelautan
Perusahaan itu berencana memberikan kompensasi atas penurunan penjualan kepada lebih dari 400 produsen suku cadang yang memiliki transaksi bisnis langsung.
Seiring dengan rencana Kementerian Transportasi Jepang untuk memeriksa apakah model-model yang terdampak memenuhi standar, masih belum diketahui kapan produksi akan dilanjutkan. Selain itu, kinerja bisnis produsen mobil tersebut dipastikan akan terdampak.
Dikutip dari NHK WORLD – JAPAN
