NIINDO – Pejabat pemerintah Jepang mengatakan serangan beruang secara nasional telah melampaui angka 200 untuk pertama kalinya.
Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mengatakan ada 212 korban dalam delapan bulan sejak April, yang menandai dimulainya tahun fiskal Jepang.
Sebanyak 30 orang diserang pada November, yang merupakan serangan tertinggi kedua untuk bulan tersebut.
Jumlah keseluruhan melampaui rekor sebelumnya, yaitu 158 pada tahun fiskal 2020. Pencatatan kasus serangan beruang ini dimulai pada tahun 2006.
BACA JUGA : Anjing Akita Berjalan di Jalanan Shibuya untuk Peringati 100 Tahun Kelahiran Hachiko
Beberapa korban meninggal, termasuk dua orang di Hokkaido, dua orang di Provinsi Iwate, dan masing-masing satu orang di provinsi Toyama dan Nagano. Tujuh puluh persen serangan terjadi di Jepang timur laut, termasuk 70 di Akita dan 45 di Iwate.
Kementerian itu telah mengirimkan para ahli ke Iwate dan Toyama berdasarkan permintaan untuk membantu provinsi-provinsi tersebut guna menangkap dan mempelajari beruang.
Pejabat kementerian itu mengatakan beruang biasanya memasuki masa hibernasi pada Desember, tetapi mereka juga memperingatkan kemungkinan serangan lebih lanjut.
Dikutip dari NHK NEWS
