NIINDO – Badan Meteorologi Jepang telah mencabut peringatan tsunami untuk seluruh wilayah pesisir. Peringatan itu dikeluarkan setelah gempa bumi kuat melanda Pulau Mindanao, Filipina, pada Sabtu (02/12/2023) malam.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa terjadi di Mindanao sekitar pukul 22.30 waktu setempat dengan kekuatan tercatat sebesar 7,7.
Badan tersebut mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah di sepanjang pantai Pasifik Jepang, dari pulau-pulau di wilayah Yaeyama di ujung selatan, hingga Provinsi Chiba, dekat Tokyo.
BACA JUGA : Bursa Tenaga Kerja Jepang Membaik pada Oktober
Tsunami setinggi 40 sentimeter teramati di Pulau Hachijojima, sekitar 280 kilometer selatan Tokyo, sekitar pukul 04.30. Gelombang yang lebih kecil tercatat di wilayah lain.
Badan tersebut masih menyerukan orang-orang untuk berwaspada, karena ketinggian air mungkin terus berfluktuasi selama beberapa waktu.
Pihak berwenang di Filipina mengatakan tsunami berukuran 64 sentimeter dan berbagai gelombang lebih kecil terlihat di lokasi sekitar Mindanao utara dan timur.
Sejauh ini belum ada laporan korban cedera atau kerusakan besar.
Dikutip dari NHK NEWS
