NIINDO.COM – Mahasiswa dari 10 negara anggota ASEAN dan Jepang berpartisipasi dalam latihan simulasi peran diplomatik. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk membangun saling pengertian dan menciptakan jaringan kawasan.
Sebanyak 72 mahasiswa turut serta dalam pertemuan yang disimulasikan mirip dengan kondisi sesungguhnya di kantor pusat ASEAN di Jakarta. Mahasiswa Jepang berpartisipasi dalam konferensi tersebut untuk pertama kalinya guna memperingati 50 tahun persahabatan dan kerja sama ASEAN-Jepang.
Para peserta menjalankan simulasi menjadi perwakilan negara selain negara mereka. Mereka membahas isu-isu seperti kejahatan dunia maya, pemulihan ekonomi pasca-COVID, dan pendidikan yang bertujuan untuk memberdayakan para pemimpin muda. Kemudian, mereka mencoba menyusun pernyataan ketua.
Baca juga : Jepang Alokasikan 1,9 Triliun Yen untuk Produksi Cip Dalam Negeri
Katayama Taisei, peserta dari Jepang, mengemukakan bahwa angka kelahiran di Jepang sedang menurun. Ia mengatakan jumlah penduduk dan perekonomian di kawasan ASEAN makin meningkat. Maka itu, Katayama mengatakan berpartisipasi dalam acara tersebut adalah ide yang bagus.
ASEAN dan Jepang juga dijadwalkan akan mengadakan pertemuan puncak para pemimpin bisnis muda di Jepang tengah pada Desember.
Dikutip dari NHK WORLD – JAPAN
