NIINDO.COM – Polisi Jepang telah menangkap 25 tersangka anggota jaringan penipuan di dalam pesawat yang membawa mereka kembali ke Jepang dari Kamboja.
Sumber-sumber investigasi mengatakan para pria berusia antara 20-an hingga 40-an tahun tersebut diduga menipu seorang wanita di Hokkaido, Jepang utara, melalui penipuan telepon.
Orang-orang itu tiba di Bandara Haneda Tokyo pada Rabu (08/11/2023) malam dan sejak itu telah dipindahkan ke kantor polisi dekat Tokyo.
Polisi mengatakan kelompok tersebut menipu hampir 3.000 dolar dari seorang wanita berusia 70-an tahun di Hokkaido, dengan mengatakan bahwa ia telah memperoleh hak untuk pindah ke panti jompo. Mereka mengatakan kelompok itu menipunya agar membayar tunai untuk menyelesaikan perselisihan dengan panti jompo tersebut.
Baca juga : Rekening Bank Orang Asing untuk Penipuan di Jepang Meningkat
Para pria itu diyakini telah memasuki Kamboja secara terpisah antara bulan Maret dan Agustus. Mereka menelepon calon korban di Jepang, terutama orang lanjut usia, dari sebuah apartemen yang menjadi markasnya.
Pihak berwenang Kamboja menahan orang-orang tersebut pada September.
Polisi mengatakan sejumlah paspor ditemukan terikat menjadi satu di dalam apartemen dan mengisyaratkan paspor itu telah ditahan sehingga para pria tersebut tidak dapat meninggalkan Kamboja.
Polisi mengatakan orang-orang tersebut diduga terlibat dalam kasus penipuan serupa di setidaknya delapan provinsi yang menghasilkan lebih dari 1,5 juta dolar. Polisi menargetkan untuk mengungkap skema kelompok tersebut secara keseluruhan.
Dikutip dari NHK NEWS
