NIINDO.COM – Pemerintah Metropolitan Tokyo mengadakan latihan pertama dengan menggunakan tempat perlindungan yang diperuntukkan bagi evakuasi darurat jika terjadi serangan rudal.
Sekitar 60 orang ikut dalam latihan yang diadakan pada Senin (06/11/2023) di tiga tempat di Distrik Nerima, Tokyo, termasuk Stasiun Subway Toei Nerima dan Taman Heisei Tsutsuji.
Di stasiun kereta bawah tanah, para peserta mulai melakukan evakuasi saat sistem peringatan nasional J-Alert milik pemerintah pusat mengeluarkan bunyi alarm untuk peluncuran rudal.
Para petugas polisi dan lainnya memandu orang-orang menuruni tangga menuju gerbang tiket stasiun bawah tanah. Para pengungsi berjongkok untuk melindungi diri dari kemungkinan dampak serangan rudal.
Baca juga : Menlu Jepang Bertemu dengan Anak-Anak Gaza yang Terdampar di Yordania
Pemerintah metropolitan telah menetapkan 4.258 lokasi evakuasi sementara guna mengurangi kerusakan akibat serangan rudal. Tempat-tempat ini sebagian besar merupakan fasilitas umum dan bangunan bawah tanah.
Seorang peserta berusia 60-an mengatakan ini adalah latihan pertamanya untuk mengantisipasi serangan rudal. Ia belajar cara bertindak cepat dalam situasi seperti itu.
Seorang pejabat Tokyo menyerukan masyarakat untuk segera melarikan diri ke gedung-gedung kokoh atau fasilitas bawah tanah ketika sistem J-Alert mengaktifkan alarm.
Dikutip dari NHK NEWS
