Jumlah toko dan staf di Bandara Narita Jepang mengalami penurunan drastis sejak awal pandemi. Penurunan ini terjadi pada saat yang sulit bagi pusat transportasi tersebut, yang tengah menghadapi peningkatan jumlah wisatawan dan pengunjung lainnya.
Survei yang dilakukan pengelola bandara pada bulan Februari menunjukkan terdapat 619 toko, restoran, dan bisnis lainnya di Narita. Jumlah tersebut turun 8 persen dibandingkan tahun 2017.
Jumlah pekerja turun sekitar 7.000 menjadi kisaran 36.300, atau anjlok 16 persen.
Baca juga : Jepang Rekrut Staf Asing di Tengah Kekurangan Tenaga Kerja Maha-job Solusinya!!!
Musim gugur ini menimbulkan masalah besar bagi pengelola bandara menyusul pemulihan lalu lintas udara.
Masalah ini diperparah dengan kenyataan bahwa landasan pacu ketiga Narita akan selesai dalam waktu 6 tahun, yang berarti bahwa pengunjung bandara tersebut akan makin bertambah.
Pengelola bandara memperkirakan pihaknya akan membutuhkan sekitar 70.000 orang untuk menjadi staf bisnis di bandara itu ketika landasan pacu rampung dibangun.
