NIINDO.COM – Analis memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jepang akan jatuh ke tingkat negatif untuk periode Januari hingga Maret karena belanja konsumen turun akibat penerapan status keadaan darurat kedua.
Dua belas institut riset merilis proyeksinya menjelang pengumuman resmi PDB yang dijadwalkan pada 18 Mei mendatang.

Seluruh institut riset itu memperkirakan pertumbuhan tahunan negatif dengan kisaran dari minus 3,5 persen hingga minus 8,8 persen untuk periode tiga bulan yang berakhir bulan Maret, atau kuartal keempat tahun fiskal Jepang.
PDB Jepang sempat membaik setelah mencatatkan rekor penurunan minus 29,3 persen pada periode April-Juni tahun lalu.
