Ketika seseorang melamar sebuah pekerjaan, tahap wawacara kerja merupakan faktor penting menentukan seseorang diterima atau tidak. Wawancara kerja memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan dari calon pekerja sebelum bergabung di perusahaan melalui pertanyaan pada wawancara kerja. Wawancara kerja juga merupakan tahap proses yang harus dilalui oleh para pencari kerja. Selain itu, melalui wawancara kerja pihak perusahaan dapat menentukan calon karyawan adalah sosok yang tepat untuk mengisi suatu posisi di perusahaan tersebut.
Pentingnya tahap wawancara kerja ini, berbagai persiapan juga perlu dilakukan oleh calon karyawan untuk menghadapi tahap tersebut. ternyata di beberapa tempat dan negara juga memiliki budaya ketika wawancara kerja. Pada umumnya calon karyawan yang akan melakukan wawancara di Indonesia mereka akan mengetuk pintu sebelum memasuki ruangan, namun budaya seperti ini menjadi hal yang diperhatikan ketika melakukan wawancara kerja di jepang.
Ketatnya persaingan para calon karyawan di jepang membuat calon karyawan asing juga perlu mempersiapkan diri sebelum melakukan tahap wawancara di suatu perusahaan Jepang. Berikut ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan wawancara kerja di Jepang.
Pakaian
Di negara Jepang keseragaman menjadi suatu hal yang penting. Pada saat calon karyawan melakukan sesi wawancara kerja, pakaian juga menjadi hal yang diperhatikan. Menggunakan pakaian yang senada, rapi dan polos, bisa menjadi tips aman ketika hendak melakukan wawancara. Untuk yang mengenakan mantel, ketika memasuki gedung sebaiknya melepaskan terlebih dahulu. Hal seperti ini menjadi sautu hal baik untuk menghormati acara – acara formal.
Ritual masuk
Di Jepang terkadang memiliki budaya atau kebiasaan unik yang kebanyakan orang asing tidak mengetahuinya. Seperti halnya mengetuk pintu dua kali yang memiliki arti ruangan tersebut kosong atau tidak. Setelah itu, tunggu sampai seseorang diberikan izin untuk memasuki ruangan tersebut. Ketika memasuki ruangan pun juga perlu diperhatikan lagi, pada saat memasuki ruangan cobalah untuk berbalik badan dan menutup pintu secara perlahan. Tidak lupa juga untuk mengucapkan kata permisi, membungkukkan badan dan berjalan menuju sisi kiri kursi yang sudah disediakan untuk calon karyawan melakukan tahap wawancara kerja. Setelah itu, barulah anda bisa memperkenalkan diri dan duduk kembali setelah dipersilahkan.
Membungkuk
Jepang memiliki budaya untuk menghormati orang lain dengan cara membungkukan badan. Ketika membungkuk, tidak hanya menundukan kepala saja. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah membungkuk kan badan ke depan mulai dari pinggul dengan punggung lurus. Untuk posisi lengan, tetap berada di samping dan lutut tidak ditekuk.
Beberapa tips tersebut perlu diperhatikan oleh calon karyawan ketika wawancara di sebuah perusahaan Jepang, terutama bagi calon karyawan yang bukan masyarakat Jepang.
