NIINDO.COM – Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo mengatakan bahwa selama bulan Juli mulai tanggal 3, sekitar 130.000 porsi makanan yang disiapkan bagi Olimpiade terbuang.
Dilaporkan bahwa sekitar 4.000 bento dan makanan lainnya yang disediakan bagi staf dan sukarelawan tidak dimakan dalam upacara pembukaan Olimpiade pada 23 Juli.
BACA JUGA : KBRI Tokyo Sambut Kloter Terakhir Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo
Para penyelenggara memberi tahu wartawan pada Jumat (27/08/2021) bahwa mereka memperbaiki cara memesan makanan dan memangkas makanan terbuang menjadi 10 hingga 20 persen dari jumlah yang dipesan pada paruh kedua Olimpiade.
Mereka menambahkan bahwa makanan sisa bagi upacara pembukaan Paralimpiade pada 24 Agustus dibatasi menjadi sekitar 100 makanan dari sekitar 6.000 yang dipesan.
Juru bicara komite penyelenggara Takaya Masanori mengatakan bahwa sulit meniadakan makanan terbuang dan komite akan berupaya dalam mengatur pesanan dengan lebih baik.
