NIINDO – Komite Rukyat Hilal Jepang bersama Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang secara resmi mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H akan dimulai pada Ahad, 2 Maret 2025. Keputusan ini diambil setelah dilakukan sidang rukyat hilal, di mana hasil pengamatan menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat di Jepang maupun negara Muslim terdekat pada malam 28 Februari 2025.
Berdasarkan hasil tersebut, Komite Rukyat Hilal Jepang dan KMII Jepang memutuskan untuk menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari, sehingga awal Ramadhan ditetapkan pada 2 Maret 2025. Keputusan ini juga merujuk pada ketetapan Otoritas Islam Malaysia yang menggunakan metode serupa dalam penentuan awal bulan hijriah.
Melalui pengumuman resminya, KMII Jepang menyampaikan informasi ini sebagai panduan bagi warga Muslim Indonesia yang tinggal di Jepang agar dapat mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.
Baca juga : Kebakaran Hutan Terus Terjadi di Jepang Timur Laut
Menyambut Ramadhan dengan Semangat
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa serta meningkatkan amal ibadah seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan sedekah. KMII Jepang berharap agar bulan suci ini menjadi momen untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat tali ukhuwah Islamiyah di antara komunitas Muslim di Jepang.
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim di Jepang dan di seluruh dunia. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan tahun ini.
(np)
