
NIINDO - Mark Zuckerberg, CEO raksasa teknologi Amerika Serikat Meta, bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio di Tokyo untuk membahas kecerdasan buatan (AI).
Pemilik Meta Platforms, operator Facebook dan Instagram, mengunjungi kantor perdana menteri pada Selasa (27/02/2024).
Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Sumber pemerintah mengatakan keduanya bertukar pandangan mengenai risiko AI generatif. CEO Meta itu dikabarkan menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Jepang.
Baca juga : Mutiara Jepang Populer di Pameran Perdagangan Perhiasan di Hong Kong
Zuckerberg kemudian menyampaikan kepada wartawan bahwa pembicaraan keduanya mengenai AI dan masa depan teknologi keduanya melakukan percakapan yang baik dan produktif. Ia mengatakan tertarik dengan situasi di Jepang.
Selama kunjungannya, Zuckerberg mengunggah video saat ia berada di Jepang di media sosial, seperti ketika makan di restoran hamburger dan menguji ketajaman pedang Jepang.
Di tengah persaingan yang makin memanas antara perusahaan-perusahaan teknologi besar AS dalam hal AI generatif, Meta memperkuat bisnis dengan mempromosikan teknologi platformnya. Namun, makin banyak seruan agar raksasa teknologi mengambil tindakan guna memastikan keamanan dan melindungi privasi.
Dikutip dari NHK NEWS
