Beranda » Buat Replika Makanan, Perusahaan Jepang Dulang Rp 611 Miliar

Buat Replika Makanan, Perusahaan Jepang Dulang Rp 611 Miliar

  • oleh

Perkembangan industri food and beverages (F&B) saat ini sudah mulai meningkat , tidak hanya memberi keuntungan bagi para produsen makanan dan semua usaha yang bergerak di bidang tersebut.

Di Jepang ada salah satu usaha unik yang berbeda dengan usaha lainnya. Di Jepang terdapat perusahaan khusus pembuat replika makanan bagi restoran. Perusahaan dengan nama Iwasaki Co, merupakan salah satu perusahaan lama yang cukup unik. Dari usaha replika makanan tersebut Iwasaki Co mampu membukukan pendapatan tahunan mencapai US$46 juta atau sekitar Rp 611 miliar.

Hasil dari replika makanan seringkali disebut dengan istilah “sampuru”. Sebgaian besar sampuru tersebut dipajang di jendela restoran Jepang, hal itu dilakukan untuk menarik minat konsumen untuk mampir.

Pemilih Iwasaki Co, Mr Iwasaki mengatakan bahwa perusahaannya saat ini menjadi penguasa pasar pembuatan replika makanan di Jepang. Untuk setiap replika makanan tersebut memiliki harga yang ditentukan dari lamanya proses pembuatan.

Selain melalui penjualan replika makanan, Iwasaki Co juga memperoleh keuntungan dari hasil bisnis rental replika makanan. Sudah ada sekitar 13 ribu restoran yang tersebar di Jepang membayar biaya bulanan untuk meminta perubahan tampilan replika makann pada tiap tiga bulan.

Mr Iwasaki mengatakan ada sekitar enam puluh persen dari pendapatan yang didulang perusahaannya berasal dari bisnis rental replika tersebut.

Replika tersebut dibuat secara detail yang dibuat dengan dicetak terlebih dahulu diatas silikon. Selanjutnya, replika dilukis sesuai dengan warna yang ada pada makanan asli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.