Sumber : KBRI Tokyo
Reporter : Dani Irfan
Allahu Akbar, Allahu Akbar!


Gema takbir berkumandang menyambut Idul Fitri 1438 H. Alhamdulillah ibadah shalat Ied yang dilakukan di Masjid Indonesia Tokyo, Jepang, berjalan khitmat dan lancar. Setelah selesai melakukan ibadah, Bapak Dubes RI untuk Jepang yakni Arifin Tasrif dan pihak KBRI yang ada di Jepang mengundang segenap para jamaah yang mayoritas WNI untuk beramah-tamah agar dapat terjalin sebuah silaturahmi yang berguna untuk memperkuat ikatan tali persaudaraan. Para WNI disguhkan kuliner khas Indonesia yang mana berguna untuk melepas rindu dan mengurangi rasa rindu akan kampung halaman mereka. Acara ini diadakan di Wisma Duta RI Tokyo, jarak wisma dari Masjid hanya sekitar 2 Km saja. Apabila ditempuh dengan berjalan kaki, hanya sekitar memerlukan waktu 30 menit. Walau jarak yang ditempuh lumayan jauh, tapi para WNI yang ingin menghadiri ramah tamah di Wisma Duta RI sangat bersemangat dan bergembira.

Para WNI berkumpul dan berjalan dari depan Sekolah Republik Indonesia (SRID). Kedatangan para WNI disambut dengan hangat oleh Bapak Dubes RI untuk Jepang yakni Arifin Tasrif dan serta sang istri tercinta Ratna Mirah Tasrif. Walau belum genap 5 bulan dilantik, tapi para WNI merasa nyaman dan seperti sudah mengenal lama Bapak Arifin Tasrif selaku Dubes RI di Tokyo. Para WNI mengaku, seperti melihat sosok kebapakan yang sudah lama mereka kenal. Sikap peduli dan santun para masyarakat Indonesia di Jepang memberi sebuah harapan bagi para WNI di Jepang, agar semakin kokoh dan terjaga hubungan Indonesia-Jepang. Pihak KBRI juga tidak ketinggalan untuk memberikan sambutan yang tak kalah hangatnya untuk para diaspora yang berkesempatan hadir pada waktu itu.



Setelah selesai beramah tamah, para WNI bisa memilih atau mencicipi semua hidangan yang sudah disediakan oleh pihak Wisma. Pasti bagi penduduk Indonesia sudah mengetahui kuliner yang wajib dan harus ada ketika idul fitri. Ya, kuliner khas Indonesia seperti lontong sayur, opor ayam, serta sambal goreng hati turut memeriahkan hari kemenangan di Negara sakura. Hal tersebut dilakukan oleh Bapak Arifin Tasrif dan pihak KBRI berguna untuk mengobati rasa rindu para WNI dengan kampung halaman mereka dan juga keluarga. Rasa rindu tersebut bisa terkikis atau terobati dengan memakan sajian kuliner khas Indonesia dan bertemu dengan banyak WNI yang berada di Jepang.

Allahu Akbar ! Hanya Allah Yang Maha besar, dapat memberikan kenikmatan yakni berkumpul di negeri orang, serasa kampung halaman sendiri.
