Wakil Presiden Jusuf Kalla dikabarkan menjadi ketua Pengarah Panitia Pelaksana Asian Games, ia juga mempromosikan Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.
Menurut Juru Bicara Wapres, Husain Abdullah memaparkan di Tokyo, bahwa “pitching” atau penjajakan kerjasama Asian Games 2018 yang akan datang dilakukan ketika keduanya menghadiri resepsi koktail dan makan makan yang diselenggarakan Nikkei di Hotel Imperial Tokyo.
Husain juga mengatakan bahwa Wapres mengharapan Indonesia dan Jepang dapat bekerjasama untuk menyukseskan penyelanggaraan Asian Games.
“Pak Wapres mengharapkan Indonesia dan Jepang dapat bermitra dalam menyelenggarakan Asian Games mengingat Tokyo juga akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2020”, ujar Husain.
Husain menyatakan hasil promosi belum terlihat karena pembicaraan tersebut masih bersifat informal.
Untuk saat ini, pemerintah Indonesia dan Komite Penyelanggara Asian Games Indonesia (INASGOC) telah memulai penawaran “sponsorship” ajang Asian Games di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus – 2 September 2018.
Untuk dalam negeri sendiri Wapres JK telah melakukan pertemuan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan pimpinan perusahaan BUMN, antara lain Bank Mandiri, BNI, BRI, Pertamina dan PT Telkom yang memiliki kaitan sebagai sponsor pada Asian Games.
Pemerintah menargetkan pemasukan Rp 1,5 hingga Rp 2 triliun dari kesponsoran Asian Games 2018.
