Beranda » Koarmatim Uji Coba EPF, Mesin Hibah Jepang

Koarmatim Uji Coba EPF, Mesin Hibah Jepang

  • oleh

Sampai saat ini bahan bakar minyak masih dianggap sebagai penyumbang polusi udara. Oleh karenanya berbagai macam inovasi tengah dilakukan untuk mengurangi polusi tersebut, seperti yang dilakukan Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) yang mengadakan uji coba alat Eneco Plasma Fusion (EPF).

Alat ini memiliki fungsi untuk mencampur air dengan solar. Polusi karbon dioksida yang dihasilkan dari bahan bakar campuran tersebut dikatakan mampu mengurangi hingga 50% polusi. Alat EPF sendiri merupakan hibah dari Eneco Holdings, yaitu perusahaan Jepang.

EPF digunakan untuk mengolah air dan bahan bakar dengan perbandingan 50:50. Air dan solarΒ  tersebut akan mengalami beberapa proses dengan teknologi plasma. Teknologi tersebut mampu mengolah air menjadi molekul dan melepaskan kandungan oksigen. Hidrogen yang tersisa diolah dan dicampur dengan bahan bakar.Β  Pada akhirnya alat tersebut mampu menghasilkan 100% bahan bakar tanpa mengurangi sifat bakarnya.

Presiden Direktur Eneco Holding Yasuhiro Yamamoto menjamin bahwa bahan bakar yang dihasilkan dari EPF tidak akan menimbulkan masalah terhadap mesin. Bahkan jaminan tersebut telah dibuktikannya dengan menggandeng perusahaan asuransi untuk menjamin apabila terjadi kerusakan.

Alat senilai Rp 14 miliar tersebut merupakan murni hibah kepada Koarmatim. Dari alat tersebut diharapkan tercipta terobosan baru terutama pada sisi ekonomi.

Dalam uji coba EPF, telah hadir Kepala Dinas Material perbekalan (Kadismatek) Koarmatim Kolonel Laut (T) Budiyono dan Letkol Laut (KH/W) Uciek Darmayani sebagai Pamen Slog Koarmatim.

Jaminan khusus juga diberikan Eneco Holding kepada Koarmatim. Alat tersebut mampu bekerja selama 4 tahun, yang pada setiap harinya mampu menghasilka output hingga 12 ribu liter.

Melalui EPF ini diharapkan mampu membantu untuk memperpanjang jumlah cadangan minyak bumi Indoonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.