NIINDO – Kuil Miyajidake di Kota Fukutsu, Prefektur Fukuoka, kembali menarik perhatian pengunjung dengan memasang sekitar 12.000 lonceng angin (furin) di sepanjang area kuil. Tradisi yang digelar setiap musim panas ini menghadirkan alunan suara lembut dari lonceng yang bergoyang tertiup angin, menciptakan suasana yang menenangkan di tengah teriknya cuaca.
Jumlah lonceng yang dipasang tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Ribuan lonceng berwarna-warni tersebut menggantung di atas jalan setapak kuil, menghadirkan pemandangan yang memikat bagi para wisatawan.
Keindahan lokasi semakin terasa saat malam tiba. Cahaya lampu LED yang menghiasi lonceng-lonceng tersebut menciptakan panorama menyerupai hamparan Bimasakti, sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung yang datang pada malam hari.
Baca juga: Jumlah Petani di Jepang Pertama Kalinya Turun di Bawah 1 Juta
Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati suara khas lonceng angin sekaligus mengabadikan momen dengan latar instalasi cahaya yang memukau. Perpaduan antara unsur tradisional dan dekorasi modern menjadikan acara ini sebagai salah satu daya tarik musim panas di Fukuoka.
Pendeta Kuil Miyajidake, Fukuda Shintaro, mengatakan bahwa pesona lonceng angin dapat dinikmati baik pada siang maupun malam hari. Ia berharap suara lonceng dan suasana yang tercipta mampu memberikan rasa segar serta ketenangan bagi setiap pengunjung di tengah meningkatnya suhu selama musim panas.
Pameran lonceng angin ini akan berlangsung hingga akhir Agustus, sehingga masyarakat dan wisatawan masih memiliki kesempatan untuk menikmati salah satu tradisi musim panas yang khas di Jepang.
Dikutip dari: NHK NEWS
