Beranda » Jumlah Petani di Jepang Pertama Kalinya Turun di Bawah 1 Juta

Jumlah Petani di Jepang Pertama Kalinya Turun di Bawah 1 Juta

  • oleh Lilik

NIINDO – Jumlah orang yang bekerja utamanya di bidang pertanian di Jepang turun di bawah satu juta untuk pertama kalinya, yang mencerminkan penuaan tenaga kerja pertanian.

Kementerian Pertanian, Perhutanan, dan Perikanan merilis survei yang menunjukkan bahwa jumlah individu yang bekerja utamanya di bidang pertanian mencapai 986.600 orang pada Februari tahun ini.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan angka tersebut pertama kalinya turun di bawah satu juta sejak 1985 ketika data pembanding mulai tersedia.

Dibandingkan dengan 2010 ketika jumlah pekerja semacam itu mencapai lebih dari dua juta, jumlahnya telah menyusut lebih dari 50 persen.

Baca juga : Shibuya Tetap Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Asing di Tokyo

Jika dibagi berdasarkan kelompok usia, pekerja berusia 75 tahun ke atas mencakup 35,3 persen dari total, diikuti oleh mereka yang berusia 70 hingga 74 tahun sebesar 21,2 persen, dan mereka yang berusia 65 hingga 69 tahun sebesar 13,7 persen.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah perusahaan dan badan usaha berbadan hukum lainnya di sektor pertanian adalah 34.600, meningkat 2,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Para pejabat kementerian mengatakan tren penurunan jumlah petani perorangan akan terus berlanjut karena banyak yang sudah lanjut usia.

Para pejabat itu juga mengatakan bahwa dalam upaya mencegah penurunan kapasitas produksi pertanian Jepang, mereka ingin mendukung upaya konsolidasi lahan pertanian dalam skala yang lebih besar serta meningkatkan efisiensi.

Dikutip dari: NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.