Beranda » Jepang Cetak Rekor: Nyaris 100 Ribu Warganya Berusia 100 Tahun atau Lebih

Jepang Cetak Rekor: Nyaris 100 Ribu Warganya Berusia 100 Tahun atau Lebih

NIINDO — Jepang kembali mencetak rekor demografi dengan jumlah warganya yang berusia 100 tahun atau lebih mencapai 99.763 orang, mendekati angka 100 ribu. Angka ini meningkat sekitar 4.644 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, mayoritas dari mereka adalah perempuan, yakni 87.784 orang atau sekitar 88 persen, sementara pria berjumlah 11.979 orang. Selain itu, sepanjang tahun fiskal ini diperkirakan ada 52.310 orang yang akan merayakan ulang tahun ke-100, naik lebih dari 4.400 orang dibanding tahun lalu.

Baca Juga : Dragon Ball Hadir di Expo 2025 Osaka-Kansai dengan Merchandise Eksklusif

Secara geografis, Prefektur Shimane tercatat memiliki rasio centenarian terbanyak, yakni 168,69 orang per 100.000 penduduk, disusul Kochi dengan 157,16 dan Tottori dengan 144,63. Sebaliknya, Prefektur Saitama berada di posisi terbawah dengan rasio hanya 48,50 orang per 100.000 penduduk. Dari sisi individu, penduduk tertua Jepang saat ini adalah Shigeko Kagawa dari Prefektur Nara yang berusia 114 tahun, sementara pria tertua adalah Kiyotaka Mizuno dari Prefektur Shizuoka yang telah berumur 111 tahun.

Catatan sejarah menunjukkan, ketika pemerintah mulai mendata jumlah penduduk berusia 100 tahun pada tahun 1963, jumlahnya hanya 153 orang. Namun dalam enam dekade terakhir, jumlah itu melonjak tajam seiring dengan peningkatan kualitas hidup, perawatan kesehatan, dan pola hidup masyarakat Jepang. Meski demikian, fenomena ini juga membawa tantangan besar. Lonjakan jumlah lansia menambah beban pada sistem kesehatan dan kesejahteraan sosial, sementara angkatan kerja terus menyusut akibat rendahnya angka kelahiran. Hal ini memaksa pemerintah Jepang untuk mendorong kebijakan yang lebih ramah keluarga dan memperkuat dukungan terhadap generasi muda, agar krisis demografi tidak semakin dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.