NIINDO – Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk prefektur Nagasaki dan Kumamoto di wilayah Jepang barat daya pada Rabu (10/09/2025). Hujan deras juga diperkirakan akan meluas ke wilayah lain, mulai dari Jepang utara hingga barat, seiring kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil.
Udara lembap yang mengalir ke fron stasioner menjadi penyebab utama terbentuknya awan hujan pekat di sejumlah wilayah, terutama Kyushu, Chugoku, Hokuriku, dan Tohoku sejak Rabu pagi. Gugusan awan hujan intens terpantau di bagian selatan Prefektur Nagasaki serta di daerah Amakusa dan Ashikita, Prefektur Kumamoto, sehingga memicu peringatan resmi.
Analisis radar menunjukkan curah hujan ekstrem terjadi di sekitar Kota Reihoku, Kumamoto, dengan estimasi sekitar 110 milimeter hanya dalam satu jam hingga pukul 05.30. Catatan ini menjadi rekor tertinggi dalam periode singkat.
Baca juga : Jepang Saksikan Gerhana Bulan Total Pertama dalam Tiga Tahun
Badan Meteorologi Jepang juga memperkirakan hujan deras disertai petir akan melanda wilayah luas dari utara hingga barat negeri itu. Khusus di prefektur Shimane dan Tottori, awan hujan diperkirakan terbentuk mulai Rabu siang hingga malam hari, yang dapat dengan cepat meningkatkan risiko bencana.
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap tanah longsor, banjir di dataran rendah, serta luapan sungai yang berpotensi membahayakan. Badan Meteorologi menekankan pentingnya kewaspadaan berkelanjutan karena curah hujan tinggi dapat terus berlanjut.
Dikutip dari NHK NEWS
