NIINDO – Lebih dari 3,6 juta wisatawan mancanegara mengunjungi Jepang pada Mei 2025, mencatatkan rekor tertinggi untuk bulan tersebut. Namun, di tengah lonjakan jumlah kunjungan, penurunan signifikan tercatat dari satu kawasan: Hong Kong, yang terdampak rumor tak berdasar tentang bencana alam besar yang disebut-sebut akan terjadi musim panas ini.
Menurut data yang dirilis Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO), sebanyak 3,69 juta warga negara asing memasuki Jepang pada Mei. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 21,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sekaligus menjadi yang tertinggi dalam sejarah untuk bulan Mei.
Peningkatan terbesar berasal dari wisatawan asal Tiongkok dan Amerika Serikat, dengan lonjakan masing-masing sebesar 44,8 persen dan 26,3 persen. Negara dan wilayah lain yang disurvei juga menunjukkan peningkatan signifikan, bahkan beberapa mencatat rekor kunjungan tertinggi selama bulan tersebut.
Baca juga : Cuaca Panas Ekstrem Landa Jepang Timur dan Barat, Warga Diimbau Waspada Sengatan Panas
Namun, tren positif ini sedikit teredam oleh penurunan kunjungan dari Hong Kong, yang tercatat turun 11,2 persen. Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh pembatalan sejumlah penerbangan ke berbagai kota di Jepang, menyusul tersebarnya rumor di media sosial mengenai kemungkinan terjadinya gempa besar dan tsunami selama musim panasβisu yang tidak didasarkan pada peringatan resmi dari otoritas terkait.
Meski begitu, Jepang tetap menjadi destinasi utama bagi wisatawan global, dengan atraksi budaya, kuliner, dan alamnya yang terus menarik minat. Pemerintah Jepang dan otoritas pariwisata pun terus berupaya memberikan informasi yang akurat dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana untuk menjaga kepercayaan wisatawan.
Dengan tren kunjungan yang terus meningkat secara keseluruhan, Jepang optimistis dapat mempertahankan momentum positif ini sepanjang tahun.
Dikutip dari NHK NEWS
