NIINDO – Badan Meteorologi Jepang mengusulkan agar peringatan hujan abu dikeluarkan jika setidaknya tiga sentimeter abu vulkanis diperkirakan akan terakumulasi setelah letusan gunung berapi besar.
Badan tersebut mengajukan usulan itu dalam sebuah pertemuan panel pakar pada Rabu (12/02/2025). Badan tersebut juga meminta dirilisnya informasi tentang perkiraan jumlah abu vulkanis dan area yang mungkin akan terkena abu vulkanis.
Jika terjadi letusan besar di Gunung Fuji, area yang luas di Tokyo, Prefektur Kanagawa, dan wilayah lainnya mungkin tertutup oleh abu vulkanis setebal beberapa sentimeter.
Baca juga : Pembersihan Salju Dimulai di Rute Pegunungan Alpen Tateyama Kurobe
Pemerintah Jepang mulai membahas langkah-langkah menghadapi hujan abu karena dapat melumpuhkan berbagai fungsi di kota serta menghambat lalu lintas dan jaringan distribusi.
Sesuai dengan langkah tersebut, Badan Meteorologi memulai diskusi panel itu pada Januari untuk mengimbau daerah-daerah yang mungkin terkena dampak hujan abu agar bersiap.
Terdapat perbedaan pendapat di antara anggota panel. Beberapa peserta berpendapat bahwa akan berguna untuk merilis informasi dalam bentuk peringatan, dengan mengatakan tindakan cepat akan diperlukan dalam kejadian seperti itu. Yang lain mengatakan sebaiknya tidak merilis berbagai jenis informasi dan peringatan sekaligus.
Badan tersebut berharap panel pakar akan mencapai kesimpulan pada Maret.
Dikutip dari NHK NEWS
