NIINDO – Gunung Fuji terlihat diselimuti salju di dekat puncaknya pada Rabu (06/11/2024) pagi. Jika terkonfirmasi, ini akan menjadi salju paling lambat dalam 130 tahun terakhir, kemungkinan karena cuaca hangat yang tidak sesuai musim.
Para pejabat di Kota Fuji, Prefektur Shizuoka, di sebelah selatan gunung tersebut, mengatakan bahwa salju terlihat di puncak untuk pertama kalinya musim dingin ini, sekitar satu bulan lebih lambat dibandingkan tahun lalu.
Rekaman NHK dari Kota Fujinomiya juga menunjukkan salju di puncak gunung.
Baca juga : Latihan Tanggap Bencana Jelang Hari Kesadaran Tsunami Dunia
Di Prefektur Yamanashi, sebelah utara Gunung Fuji, observatorium cuaca untuk wilayah Kofu mengatakan suhu di puncak gunung tersebut berada di bawah nol derajat selama beberapa hari terakhir. Dilaporkan bahwa Rabu pagi merupakan suhu terdingin sepanjang musim, yakni minus 11 derajat Celsius.
Salju pertama di puncak gunung dapat diumumkan hanya jika staf di observatorium tersebut, sekitar 30 kilometer dari puncak, mengonfirmasinya secara visual. Observatorium itu mengatakan awan tebal menghalangi untuk memastikan adanya salju di area puncak.
Lapisan salju pertama paling lambat yang tercatat sebelumnya, sejak pengamatan dimulai tahun 1894, adalah pada 26 Oktober tahun 1955 dan 1990. Jika terkonfirmasi, tahun ini akan menjadi rekor baru lapisan salju pertama paling lambat dalam 130 tahun terakhir.
Dikutip dari NHK NEWS
