Beranda » Penurunan Permintaan Mesin Manufaktur Utama, Memungkinkan Jepang Menunda Belanja Modal

Penurunan Permintaan Mesin Manufaktur Utama, Memungkinkan Jepang Menunda Belanja Modal

  • oleh

Mesin manufaktur utama Jepang pada bulan Maret lalu dapat dikatakan tumbuh di bawah ekspektasi pasar. Pada laporan Kantor Kabinet Jepang menyebutkan bahwa mesin manufaktur utama Jepang pada bulan Maret hanya tumbuh sekitar 1,4 persen dari bulan sebelumnya. Dari tahun ke tahun, pencapaian pada bulan Maret turun sekitar 0,7 persen.

Mesin manufaktur utama merupakan salah satu indikator untuk menghitung nilai permintaan barang dari sektor manufaktur. Data tersebut dianggap sebagai suatu indikator utama belanja modal selama 6-9 bulan mendatang.

Dari tata terbaru mesin manufaktur utama tersebut membuat perusahaan di Jepang untuk saat ini masih berhati – hati dalam berinvestasi. Hal ini dikarenakan kekhawatiran perusahaan Jepang terhadap proteksi perdagangan AS yang dapat memukul perekonomian Jepang.

Akibat dari kondisi buruk tersebut, memungkinkan perusahaan – perusahaan di Jepang untuk menunda melakukan belanja modal pada beberapa bulan ke depan. Kondisi tersebut dapat diprediksi akan menurunkan aktivitas Jepang dalam belanja modal setidaknya akan terlihat sampai bulan Juni 2017 mendatang.

Menurut Kepala Ekonom Norinchukin Research Institute menuturkan bahwa indikator ekonomi Jepang melemah dikarenakan terjadinya ketidakpastian ekonomi global, kebijakan proteksi AS dan kondisi politik di Eropa yang datang secara bersamaan. Menurutnya, aktifitas belanja modal tidak akan mengalami pelemahan yang parah jika perekonomian global secara terus – menerus menunjukkan suatu pemulihan dan kepercayaan bisnis yang meningkat. Kemungkinan pesanan sampai bulan Juni tidak akan melemah secara drastis.

Kondisi ketidakpastian ekonomi global memang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian Jepang yang  membuat perusahaan di Jepang  juga harus berhati – hati dalam melakukan bisnis, terutama dalam berinvestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.