Beranda » Kondisi Atmosfer Tidak Stabil Bawa Hujan Lebat ke Jepang Tengah

Kondisi Atmosfer Tidak Stabil Bawa Hujan Lebat ke Jepang Tengah

NIINDO – Pejabat cuaca melaporkan bahwa hujan lebat turun di Prefektur Shizuoka, Jepang tengah.

Kota Shizuoka diguyur hujan sebanyak 318,5 milimeter selama 24 jam hingga pukul 11.00 pada hari Jumat (23/08/2024). Ini adalah curah hujan terbesar yang pernah tercatat selama bulan Agustus.

Badan Meteorologi Jepang mengatakan udara lembap dan hangat yang berputar di tepi sistem tekanan tinggi di Pasifik mengalir ke Jepang. Badan Meteorologi mengatakan hal ini memicu kondisi yang sangat tidak stabil.

Baca juga : Topan Shanshan Terbentuk Dekat Kepulauan Mariana di Pasifik Barat

Pejabat cuaca mengatakan kondisi atmosfer kemungkinan akan tetap tidak stabil hingga Sabtu (24/08/2024) di seluruh Jepang.

Mereka juga memperkirakan bahwa hujan lokal yang sangat lebat akan terjadidi Jepang utara karena sistem tekanan rendah yang menyertai fron kemungkinan akan melewati wilayah tersebut.

Tingkat curah hujan dalam 24 jam hingga Sabtu pagi dapat mencapai hingga 150 milimeter di kawasan Tokai, dan 120 milimeter di kawasan Hokkaido dan Tohoku.

Baca juga : Jepang Catat Rekor Jumlah Pengunjung Mancanegara 2 Bulan Berturutan

Para pejabat cuaca memperingatkan kemungkinan tanah longsor dan banjir di daerah dataran rendah. Mereka juga menyatakan bahwa sungai bisa meluap. Para pejabat mendesak masyarakat agar berhati-hati, karena sambaran petir, embusan angin kencang seperti tornado, dan hujan es bisa saja terjadi.

Badai Shanshan diperkirakan bergerak ke utara dari Jepang selatan, setelah mencapai perairan dekat Kepulauan Ogasawara pada hari Minggu (25/08/2024).

Badai tersebut mungkin mendekati wilayah Jepang timur dan barat. Para pejabat menyerukan masyarakat agar terus mengikuti informasi terbaru.

Dikutip dari : NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.