Beranda » Indeks Harga Konsumen Jepang Naik 2,6% pada Maret

Indeks Harga Konsumen Jepang Naik 2,6% pada Maret

NIINDO – Tingkat inflasi konsumen Jepang naik pada Maret, tetapi lajunya melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Indeks Harga Konsumen, yang tidak mencakup makanan segar, tercatat 2,6 persen dari tahun sebelumnya.

Pemerintah mengumumkan angka inflasi terbaru itu pada Jumat (19/04/2024). Angkanya kini berkisar antara 2 hingga 3 persen selama tujuh bulan berturut-turut. Indeks bulan Maret turun 0,2 poin persen dari angka pada Februari.

Para pejabat mengatakan melambatnya laju inflasi tersebut mencerminkan biaya energi yang lebih rendah.

Baca juga : Tidak Ada Tanda Peningkatan Risiko Gempa Dahsyat Palung Nankai

Program pemerintah untuk menyubsidi listrik rumah tangga dan tagihan gas kota telah menekan turun indeks tersebut sejak Februari tahun lalu.

Selain itu, indeks inflasi untuk makanan melambat selama tujuh bulan berturut-turut, yaitu sebesar 4,6 persen pada Maret.

Bahan makanan segar tidak termasuk dalam Indeks Harga Konsumen karena harganya sangat bervariasi tergantung cuaca.

Indeks Harga Konsumen untuk tahun fiskal 2023 juga diumumkan. Angkanya naik 2,8 persen dari tahun fiskal sebelumnya, dengan laju yang juga lebih lambat.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.