NIINDO – Produsen mobil Jepang Daihatsu Motor melanjutkan produksi tiga model di sebuah pabrik di Prefektur Shiga, Jepang barat, setelah berhenti selama tiga bulan.
Daihatsu menangguhkan produksi di keempat pabrik domestiknya pada akhir Desember setelah diketahui memanipulasi data uji coba untuk mendapatkan sertifikat keselamatan pemerintah. Bulan lalu, pembuat mobil tersebut memulai kembali produksi 10 model di dua pabriknya, menyusul pencabutan larangan pengiriman oleh pemerintah.
Pada Senin (18/03/2024), Daihatsu melanjutkan produksi model Rocky yang menggunakan BBM, dan model Raize BBM, yang dijual sebagai merek Toyota dan model Rex yang dijual oleh Subaru.
Pabrik Shiga mulai beroperasi untuk pertama kalinya dalam tiga bulan.
BACA JUGA : Prospek BOJ dan Pelemahan Yen Dorong Kenaikan Nikkei
Karyawan mulai tiba di pabrik itu sekitar pukul 07.30.
Beberapa dari mereka mengaku merasa cemas saat produksi ditangguhkan. Karyawan lain menyatakan tekadnya melakukan yang terbaik untuk memulihkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan mereka.
Daihatsu mengatakan sedang berupaya untuk melanjutkan produksi kendaraan mini andalannya, Tanto.
Dengan pembukaan pabrik ini, hampir 70 persen produksi dalam negeri Daihatsu dalam jumlah unit untuk tahun fiskal 2022 telah pulih atau diproyeksikan segera pulih.
Dikutip dari NHK News
