NIINDO.COM – Menteri Luar Negeri Jepang Kamikawa Yoko telah mengumumkan rencana untuk mendorong partisipasi perempuan dalam pencegahan konflik dan pembangunan perdamaian di kawasan Asia-Pasifik.
Kamikawa dan rekannya dari Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi, membahas isu perempuan, perdamaian, dan keamanan, atau WPS, dalam simposium di Tokyo yang berlangsung pada Sabtu (16/12/2023).
Simposium tersebut diselenggarakan di sela-sela pertemuan puncak khusus Jepang dan ASEAN. Retno merupakan satu-satunya menteri luar negeri perempuan di antara 10 negara anggota ASEAN.
Baca juga : Empat Menteri Kabinet Jepang Diganti di Tengah Skandal Dana Politik
Selama pembicaraan, Kamikawa mengatakan bahwa memasukkan pandangan perempuan dalam pembuatan kebijakan di bidang perdamaian dan keamanan akan membantu menstabilkan situasi politik dan mendorong demokrasi.
Retno mengatakan pandangan perempuan penting untuk menjamin keamanan dan perdamaian global. Ia melanjutkan, berinvestasi pada perempuan sama saja dengan berinvestasi pada hak asasi manusia bagi semua orang.
Dikutip dari NHK WORLD – JAPAN
