NIINDO.COM – Di masa pandemi saat ini bagi WNI yang kembali dari Jepang ke Indonesia juga perlu persiapan yang tidak sedikit.
Bahkan sesampai di Bandara Soekarno-Hatta ternyata ada sedikitnya 8 titik pemeriksaan sebelum sampai ke bagian mobil jemputan dari pihak hotel karantina.
Belajar dari pengalaman pulang ke Indonesia minggu (20/3/2022), mencatat berbagai hal yang mungkin penting bagi WNI di Jepang yang mau pulang ke negeri tercinta Nusantara.
Perlu persiapan terlebih dulu terutama dalam hal aplikasi Peduli Lindungi (PL) beserta sertifikat vaksinasi satu dan dua yang perlu di registrasi manual ke dalam aplikasi PL tersebut.
Awalnya tentu harus daftarkan terlebih dulu sertifikat vaksinasi Jepang ke situs kemenkes Indonesia yaitu Verifikasi Vaksinasi Non-Indonesia (kemkes.go.id)
https://vaksinln.dto.kemkes.go.id/sign/in
Unduh dulu aplikasi PL dan isi selengkapnya data yang diminta di sana. Kita akan melihat tanda merah oranye atau kuning dan hijau. Target kita mencapai level hijau.
Setelah dua sertifikasi vaksinasi Jepang didaftarkan dan mendapat approval dari kemenkes, hal itu akan terkait dengan aplikasi PL kita dan bila selesai disetujui vaksinasi pertama dan vaksinasi kedua, maka jadilah berwarna hijau aplikasi PL kita.
Saat itu berarti kita memiliki bar-code (QR Code) PL kita sendiri dan bisa men scan semua tempat yang akan kita masuki.
Jangan lupa bawa kertas sertifikat vaksinasi pertama dan kedua serta hasil tes PCR 48 jam sebelum berangkat.
Kalau pesawat berangkat Sabtu maka Jumat terpagi ambil tes PCR, hasilnya dikirimkan biasanya lewat email, dicetak dibawa pula bersama paspor dan sertifikat vaksinasi kita tersebut ke Indonesia.
Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta terminal 3 kalau Garuda, maka kita akan diarahkan ke petugas pencatatan paspor dan boarding pass. Kita akan dapat selembar kertas kecil panjang dengan QR Codenya pula berupa profil kita data tertulis di sana.
QR Code booking hotel karantina akan diminta diperlihatkan pula oleh petugas dan masuk ke data base yang dilakukan petugas di bandara.
Oleh karena itu jangan lupa meminta QR Code dari pihak hotel sebaiknya sebelum kita berangkat dari Jepang ke Jakarta.Lalu menuju pemeriksaan sertifikat vaksinasi dan tes pcr di Jepang.
Setelah itu pemeriksaan ketiga barulah melakukan tes pcr di mana sampel diambil dari hidung dan rongga mulut kita.Kemudian menuju ke arah imigrasi, sebelumnya QR code kertas kecil panjang kita itu di deteksi seorang petugas (saat itu seorang anggota Angkatan Udara berjaga di sana), barulah antri ke bagian loker imigrasi (tahap kelima).Melewati imiggrasi ke bagian ambil barang, menghadapi petugas memberikan deklarasi barang kita (tahap ke-enam). Kalau dicurigai ke jalur khusus kalau tidak dicurigai langsung ke luar.
Sampai di luar (tahap ke-7) ditanya soal pendaftaran hotel. Baiknya kita sudah daftar di hotel karantna dan minta menjemput untuk kita petugas hotel tersebut. Di situ bar code (QR code) juga dideteksi petugas yang mengarahkan untuk tempat karantina hotel kita.
