NIINDO.COM – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengeluarkan peringatan bahwa varian Omicron virus korona secara signifikan menyebar lebih cepat dibandingkan varian Delta.
Tedros berbicara kepada wartawan di markas WHO di Jenewa, Senin (20/12/2021). Ini merupakan konferensi pers tatap muka pertama WHO dalam hampir satu setengah tahun.
BACA JUGA : Jepang Tawarkan Bantuan 100 Juta Dolar Kepada Afganistan
Tedros mengatakan, “Kini terdapat bukti konsisten bahwa Omicron menyebar secara signifikan lebih cepat daripada varian Delta.” Ia menambahkan, “Tampaknya orang-orang yang telah divaksinasi atau telah pulih dari COVID-19 kemungkinan dapat tertular atau tertular kembali.”
Perusahaan-perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna mengatakan suntikan penguat vaksin virus korona buatannya yang menggunakan teknologi mRNA dapat efektif melawan varian Omicron juga.
Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan akan terlalu dini baginya untuk menyimpulkan bahwa hanya vaksin mRNA yang efektif melawan Omicron.
Tedros merujuk kepada kajian yang dilaksanakan oleh tim WHO di Kota Wuhan, Cina, yang tidak berhasil mengidentifikasikan asal usul virus korona. Ia menyebutkan bahwa studi tersebut terhambat oleh kurangnya transparansi serta pembagian data oleh pihak Cina.

Pingback: Kasus Omicron Jepang Meningkat Menjadi 199 - Niindo