NIINDO.COM – Sebuah petisi daring yang meminta dibatalkannya Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo telah mengumpulkan lebih dari 350.000 tanda tangan dari Jepang dan luar negeri sejak diluncurkan pada 5 Mei.
BACA JUGA : Pemerintah Tokyo Akan Tawarkan Subsidi Kerja Jarak Jauh
Penyelenggara petisi tersebut, Utsunomiya Kenji, menggelar konferensi pers pada Jumat (14/05/2021). Ia adalah mantan kepala Federasi Asosiasi Pengacara Jepang.

Utsunomiya menekankan bahwa pandemi virus korona jelas-jelas jauh dari berakhir di Jepang dan seluruh dunia. Ia menyebutkan bahwa keadaan darurat tengah diberlakukan di Tokyo dan jumlah pasien kondisi serius tengah meningkat. Ia menambahkan bahwa sumber daya medis yang berharga akan harus disisihkan bagi ajang tersebut.
BACA JUGA : Panitia Penyelenggara Kesulitan Mendapatkan Sukarelawan Medis
Seperti di lansir dari NHK , Pengacara itu mengatakan ajang tersebut harus diadakan dalam lingkungan di mana semua orang di seluruh dunia menyambut baik dari hati terdalam, jika tidak lebih baik dibatalkan.
Ia juga mengatakan pertanyaannya adalah apakah harus menempatkan prioritas dalam melindungi nyawa rakyat atau mengadakan Olimpiade.
Petisi itu menyerukan lima pihak, termasuk pemerintah Jepang dan Tokyo, serta Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk membatalkan ajang tersebut.
