NIINDO.COM – Pemerintah Metropolitan Tokyo berencana menawarkan insentif bagi usaha kecil dan menengah yang menerapkan kerja jarak jauh. Tujuannya adalah membantu mengurangi pergerakan orang selama pandemi virus korona.
Perusahaan-perusahaan akan berhak untuk mendapatkan hingga 800.000 yen atau lebih dari 7.300 dolar, jika setidaknya 70 persen dari karyawannya bekerja dari rumah tiga hari sepekan selama tiga bulan.
BACA JUGA : Jepang Dan Indonesia Lanjutkan Kerja Sama Bidang Lingkungan Hidup
Pemerintah metropolitan juga menyediakan subsidi guna menutup biaya peralatan yang diperlukan untuk kerja jarak jauh.

Program ini akan dimulai Rabu (12/05/2021) mendatang dan berlangsung hingga 30 September.
Para pejabat Tokyo mengatakan hingga April ini, hampir 60 persen usaha yang memiliki lebih dari 30 karyawan telah menerapkan kerja jarak jauh.
Namun, mereka mengatakan hampir separuhnya menerapkan praktik tersebut untuk satu atau dua hari per pekan. Mereka juga mengatakan tingkat kerja jarak jauh lebih rendah pada perusahaan yang memiliki jumlah karyawan lebih sedikit.
